BANJARNEGARA | ripost.id – Deklarasi dan sekaligus pelantikan Pengurus Pusat  Asosiasi Santri Developer (ASANU) mendapat kehormatan besar. Sebab Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani dan Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury hadir dalam kegiatan yang dipusatkan di Perumahan Alif Ba Residnce Banjarnegara Jawa Tengah Jumat (8/1) akhir pekan kemarin.

Waka MPR Arsul Sani memberikan apresiasi pada Kementerian BUMN dan direksi Bank BTN yang telah mendukung kegiatan membangun kemandirian santri di bidang perumahan rakyat.

“Kami mengapresiasi dukungan Wamen BUMN dan jajaran direksi BTN terhadap upaya membangun kewirausahaan para santri. Ini sekaligus mengartikulasi program sejuta rumah yang telah dicanangkan pemerintah,” tegas Waka MPR Arsul Sani.

Dukungan kepada para santri developer ini merupakan bagian moderasi beragama yang sedang dikembangkan Jaringan Masyarakat Profesional Santri  NU Circle. “Caranya yaitu membangun  kompetensi yang konkret seperti pelatihan santri developer ini,” katanya.

Sementara itu, Wamen BUMN Pahala Nugraha Mansury menyambut baik deklarasi ASANU dan MoU antara ASANU dan PT Sandev Property Group dengan Bank BTN dalam memenuhi perumahan rakyat di Indonesia.

“Kami berharap ASANU dapat berkontribusi positif sesuai dengan visinya yaitu membangun kemandirian santri di bidang perumahan dan properti. Sektor perumahan berkontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat,” tegas Wamen BUMN yang memberi sambutan secara virtual dari Jakarta.

Membangun perumahan, katanya,  diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat. Karena itu,  sektor perumahan harus semakin berkembang.

Menurut Wamen BUMN ,  peluang membangun perumahan masih sangat besar karena jumlah backlog juga masih cukup tinggi. Peluang ini bisa dimanfaatkan pengurus  ASANU untuk mengembangkan kemampuannya di bidang pembangunan perumahan.

“Ke depan, kami berharap ASANU dapat mengembangkan developer-eveloper yang tangguh di kalangan masyarakat nahdliyin di seluruh Nusantara mengingat kebutuhan perumahan yang masih cukup  besar di berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Ditegaskan Wamen BUMN Pahala bahwa MoU antara ASANU dan Bank BTN merupakan bukti nyata Bank BTN mensupport para developer terutama para developer yang berasal dari kaum santri.

“Kami berharap dukungan  ini dapat semakin besar karena bank BTN punya rencana mengembangkan ekosistem secara menyeluruh. Salah satu ekosistem yang penting adalah asosiasi developer. Bank BTN tidak hanya memberikan support pembiayaan tetapi juga support support yang lain,” tandasnya.

Usai penandatanganan MoU, Direktur Finance, Planning, and Treasury Bank BTN Nofry Rony Poetra menilai, ASANU merupakan mitra strategis bagi Bank BTN. “Para santri developer ini diharapakan bisa menginspirasi masyarakat, dan santri lainnya dalam berwiraswasta di bidang usaha properti secara profesional dengan basis akhlak sebagai pondasi berbisnis,” tegasnya.

Acara pelantikan ini juga diikuti peresmian Proyek Perdana ASANU yaitu pembangunan Perumahan Alif Ba Residence di Jl Serulingmas Banjarnegara dan sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid di lingkungan perumahan.

Ketua NU Circle Gatot Prio Utomo menuturkan bahwa ASANU didirikan oleh NU Circle sebagai semacam badan otonom untuk memperkuat sayap profesional NU Circle di bidang perumahan dan properti. Dengan upaya ini diharapkan para santri dapat mengekspresikan talentanya untuk berkontribusi positif dalam  memperkuat pembangunan nasional.

Dilantik sebagai Ketua Umum ASANU Wildan Sungkar, Wakil Ketua Umum Gus Syamsun Niamil Karim, Sekretaris Jenderal Novie A.Nurokhman, Wakil Sekjen Tubagus Saef Nurullah, Bendahara Umum Despi Lestari dan Wakil Bendum Beny Irwindianto. rps1